Kita semua adalah
pemegang mandate kehidupan. Sewaktu dilahirkan, Tuhan hanya bersabda, “Inilah
hidupmu”, setelah itu kita jelajahi sendiri. Sewaktu kita dilahirkan di muka
bumi ini surat mandate itu diberikan kepada orang tua kita, setelah pada
waktunya suratnyapun diberikan kepada kita dan kita diberikan hak untuk memilih
untuk menjelajahi kehidupan itu dengan penuh tantangan atau diam saja sebagai
penumpang.
Menjelajahi kehidupan
berarti bertarung menghadapi tantangan dan perubahan seperti seorang pengendara
yang tak bebas resiko. Terkadang ia tergores, berbenturan dengan kendaraan yang
lain. Dan jika sewaktu-waktu kecelakaan menimpa, dialah yang diadili, bukan
penumpangnya. Sebaliknya untuk menjadi penumpang anda boleh mengantuk, ertidur,
terdiam, tak perlu tau arah jalan, bahkan tak perlu merawat kendaraan sama
sekali.
Ada yang menggunakan
surat mandate itu untuk tumbuh dan berkarya. Sedangkan yang lain menyimpan
surat kuasa itu di dalam sakunya sebagai dokumen pribadi. Keduanya sama-sama
mempunyai surat mandat, tetapi keberadaan berbeda. Dan tentu saja hidupnya
berbeda. Kendati sebagian orang bilang inilah nasib, saya bilang ini adalah
pergulatan hidup yang diawali ada atau tidaknya kesadaran mandataris itu sendiri.
Postingan saya ini
adalah sedikit dari isi buku yang ditulis oleh Rhenal Kasali yang berjudul Self
Driving. Jika anda ingin membaca bukunya silahkan anda cari di took buku
terdekat di tempat ada. Untuk informasi lebih jelas tentang buku ini silahkan
klik DISINI.
Terimakaih sudah
membaca artikel ini
Salam Inspirasi
Sederhana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar